16 Cara Buka Usaha Yang Cocok Untuk Mahasiswa

Lebih baik Anda bermain aman dengan menerapkan prinsip efisiensi. Semua strategi bisnis perlu dijalankan dengan mengoptimalkan modal yang ada untuk mendapatkan cuan atau keuntungan maksimal. Kelak, saat perekonomian sudah mulai bangkit dan stabil, baru Anda bisa lebih berani berekspansi dan mengeluarkan modal lebih besar.

Target -target konsumen kita sudah jelas, karena kita memiliki komunitas pelajar disekolahan, sudah mayoritas dijaman sekarang seorang pelajar memiliki HP. Usaha toko kelontong dikenal mudah dikerjakan dan tidak butuh keahlian khusus. Kelebihan lainnya, tidak membutuhkan modal yang terlalu besar namun perputaran keuntungan cukup cepat. Mengingat sembako adalah bahan-bahan pokok yang sehari-harinya dibutuhkan orang.

Kamu bisa menawarkan jasa ini pada anak-anak SD, SMP, hingga SMA yang ada di sekitar tempat tinggalmu. Tawarkan saja dulu harga murah, toh dari pekerjaan ini kamu pun akan belajar menguasai bidang yang mungkin akan ditekuni setelah lulus nanti. Sebagai seorang mahasiswa, kamu nggak bisa hanya mengandalkan kiriman orang tua untuk bisa bertahan hidup di perantauan.

Usaha yang cocok bagi mahasiswa

Ada banyak hal positif yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu luang tersebut. Mulai dari mengikuti unit kegiatan mahasiswa, diskusi intelektual, hingga mencari ide bisnis untuk dijalani. Bisnis selanjutnya yang bisa dilakukan oleh para mahasiswa tanpa memakan waktu yang banyak adalah jasa pembuatan web site. Banyak orang yang membutuhkan desain web site yang menarik untuk kebutuhan dagang ataupun perihal lainnya.

Selain itu anda juga harus memiliki talent seo, belum kenal seo?. Anda bisa mencoba mencari lowongan di web untuk penerjemah secara freelance. Namun sebaiknya tulis dengan jelas bahwa Anda hanya menerjemahkan dokumen. Usaha ini bisa Anda kerjakan di sela-sela waktu luang sebagai ibu rumah tangga. Prospeknya pun cukup bagus karena semakin banyaknya bisnis yang membutuhkan penerjemah untuk menerjemahkan dokumen-dokumen penting mereka. Mahasiswa– Sebagian besar mahasiswa tinggal di kos-kosan dengan peralatan mencuci yang serba terbatas.