Potensi Pertanian

Analisis CBA menyimpulkan bahwa kerugian ekonomi dari strategi intervensi kuat jauh lebih rendah daripada kerugian ekonomi skenario intervensi minimal. Selisih kerugiannya bisa mencapai 5,600 trilyun rupiah kalau tanpa memperhitungkan nilai mortalitas, dan bahkan bisa mencapai 14,000 trilyun rupiah – hampir setara dengan nilai complete GDP Indonesia di tahun 2019 – jika memperhitungkan nilai ekonomi dari mortalitas. Sebelum membahas dampak utama terkait ongkos ekonomi, ada baiknya kita melihat dampak dari berbagai skenario di atas terhadap pertumbuhan ekonomi nasional untuk lebih memahami mekanisme dari dampak yang terjadi terhadap perekonomian.

Menjadikan ekspor sebagai usaha utama

Berbekal inovasi dalam bidang makanan dan modal yang tidak terlalu besar, bisnis ini terbilang cukup menjanjikan mengingat setiap hari semua orang membutuhkan makanan. Permintaan ekspor di pasar international akan produk-produk Indonesia seperti furnishings, kerupuk, biskuit, lada hitam, kopi, sarang burung wallet, pakaian, kosmetik, peralatan plastik, arang, marmer, granit, tekstil, dan komponen elektronik. Diperkirakan, di Indonesia jumlah orang yang berbelanja online Permainan Gacor pada tahun 2025 akan mencapai paling tidak sebesar 65 juta orang atau 22% dari total penduduk Indonesia dengan nilai perdagangan mencapai US$46 miliar.

Akibatnya, kemampuan bersaing bisnis skala kecil di pasar yang luas menjadi sangat kecil. UKM tidak perlu untuk selalu mengikuti permintaan pasar seperti layaknya perusahaan besar yang selalu mengikuti arus pertumbuhan jaman. Untuk mengembangkan usahanya, pemilik bisa menghadirkan inovasi-inovasi atau ide kreatif yang bisa diaplikasikan pada produk yang dijual. Sedikitknya keuntungan yang diperoleh tentu saja akan menghambat proses pertumbuhan dan laju usaha yang sedang dikelola.

Hal ini tidak terlepas dari dukungan di sektor hulu, dalam hal ini sektor pertanian, sehingga capaian-capain tersebut dapat diraih. Dalam kunjungannya ke pelaku usaha batik di Kota Pekalongan, Kamis (16/09), Menko Airlangga mendengarkan aspirasi pemilik dan pengrajin batik serta mempraktekkan langsung cara membatik menggunakan alat tradisional canting. Berdasarkan keterangan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja setempat, UKM sektor usaha batik di Kota Pekalongan berjumlah 871 unit usaha dan selama pandemi Covid-19 tetap mampu bertahan dan cenderung mengalami peningkatan jumlah pelaku usaha. Dukungan Pemerintah dalam hilirisasi industri kelapa sawit, termasuk pengembangan perwilayahan dan kawasan industri di provinsi penghasil bahan baku CPO/CPKO. “Dalam hal ini Provinsi Kalimantan barat menjadi salah satu pilihan investasi yang menarik karena keberlanjutan industry sangat ditentukan oleh ketersediaan bahan baku berikut ongkos logistik yang lebih efisien,” jelasnya. “Sektor industri agro dalam hal ini patut diberikan apresiasi karena pada kuartal kedua ini memberikan kontribusi USD19,sixty four miliar atau sebesar 28,24% terhadap ekspor nasional ,” sebut Putu.

Sebagai penutup, tentunya ongkos ekonomi jangka pendek sebagai implikasi dari strategi supresi dapat sebagian diredam oleh stimulus fiskal. Akan tetapi seperti yang dibahas di artikel ini, stimulus fiskal tidak dapat menutup sepenuhnya ongkos ekonomi jangka pendek tersebut. Ongkos tersebut, tentunya, berbeda-beda bebannya untuk setiap keluarga dan setiap individu. Kelompok masyarakat menengah atas relatif lebih dapat bertahan dibandingkan kelompok masyarakat miskin dan hampir miskin.

Adapun data ekspor Indonesia ke Amerika Serikat pada periode Januari-Mei 2018 mencapai 7,43 miliar dolar AS. Angka ekspor itu naik tipis 3,fifty three persen dibanding knowledge periode Januari-Mei tahun 2017, yaitu sebesar 7,17 miliar dolar AS. Jadi, ini menunjukkan bahwa meskipun ada perang dagang, ekspor Indonesia ke Cina dan AS tetap tumbuh, terutama ke Cina.